Home Blog

From Ukraine to Kei Island

0

Basic info – Kei islands
Kei islands consist of 3 main islands. Kei Kecil is the most interesting island with airport and the best beach – Pasir Panjang. Kei Kecil is connected by bridge with Kei Dullah – the smallest of 3 and entering point for trip to Bair (small Raja Ampat) and some nice snorkelling. The capital Tual – Langgur is spread around the bridge between Kei Kecil and Kei Dullah.
The last island is called Kei Besar. It is separated from other two by 2 hour long boat trip and rarely visited. There are only stone beaches on Besar, but the reason why people visit the island is waterfalls.

How to get there
There are 2 ways how to travel to Kei islands. First is by Pelni boat – it is slow, cheap and dirty. Second is quite expensive for backpacker, but its easy and convenient – by air.

More details visit http://www.shorts-trip.com/southeast-asia/kei-islands/

 

Menjelajah Pulau Kei

0

Surga Tersembunyi itu Bernama Kei

0

PULAU KEI Penduduk setempat menyebut kepulauan ini Nuhu Evav (“Kepulauan Evav”) atau Tanat Evav (“Negeri Evav”), tetapi dikenal dengan nama Kei atau Kai oleh penduduk dari pulau-pulau tetangga. “Kai” sebenarnya adalah sebutan dari zaman kolonial Hindia Belanda, dan masih digunakan dalam buku-buku yang ditulis berdasarkan sumber-sumber lama. Kepulauan ini terletak di selatan jazirah Kepala Burung Irian Jaya, di sebelah barat Kepulauan Aru, dan di timur laut Kepulauan Tanimbar.

Kepulauan Kei terdiri atas sejumlah pulau, di antaranya adalah Kei Besar atau Nuhu Yuut atau Nusteen Kei Kecil atau Nuhu Roa atau Nusyanat Tanimbar Kei atau Tnebar Evav Kei Dulah atau Du Dulah Laut atau Du Roa Kuur Taam Tayandu atau Tahayad Setelah Pemekaran Kota Tual tahun 2007 sebagai Kota Administratif (sesuai dengan UU No. 31 Tahun 2007 tanggal 10 Juli 2007 tentang pembentukan Kota Tual di Provinsi Maluku), maka Pulau Dullah, Pulau Kuur, Pulau Taam dan tayando menjadi daerah Kota Tual, sedangkan Pulauh Kei Kecil, Kei Besar, Tanimbar kei menjadi Daerah Kabupaten Maluku Tenggara (Kabupaten Induk) dengan Ibukota Kabupaten Langgur (Terletak di pulau kei kecil).

Sejak 1 Januari 2010 Pusat pemerintah kabupaten maluku tenggara resmi berada di langgur walaupun penyerahan aset kabupaten ke pemerintah kota tual baru dilaksanakan tanggal 23 januari 2010) Selain itu masih terdapat sejumlah pulau kecil tak berpenghuni. Total luas area daratan Kepulauan Kei adalah 1438 km² (555 mil²). Kei Besar bergunung dan berhutan lebat. Kei Kecil datar dan memiliki populasi terbanyak. Pulau ini sebenarnya merupakan sebuah pulau koral yang terangkat ke permukaan laut. Ibukota kepulauan ini adalah Kota Tual, yang mayoritas warganya beragama Islam. Tak jauh dari Tual terletak Langgur yang merupakan pusat bagi warga Kristiani. Kei termasyhur berkat keindahan pantai-pantainya, misalnya pantai Pasir Panjang.

Kepulauan Kei merupakan bagian dari daerah Wallacea, kumpulan pulau-pulau Indonesia yang dipisahkan oleh laut dalam dari lempeng Benua Asia maupun Australia, dan tidak pernah tersambung dengan kedua benua tersebut. Sebab itu, hanya terdapat sedikit jenis mamalia lokal di Kepulauan Kei.

Pesona Pulau Warbal

0

Pasir timbul Ngurtavur berada di lepas pantai pulau Warbal, pulau Warbal ini sering pula disebut dengan ‘Pasir timbul’ karena bentuk pasirnya yang timbul di tengah laut secara memanjang seperti lekukan ular putih raksasa, dan saat surut sempurna, Ngurtafur akan menampakkan hamparan pasir sejauh +/- 3 Km yang meliuk indah jika dilihat dari ketinggian.

Di bulan Agustus, pengunjung juga bisa menemukan migrasi kawanan burung pelikan dari Australia.

Sisi lain kehidupan di Pantai Metro

0

Hasil alam berlimpah seperti kelapa di wilayah ini turut mendukung home industry warga seperti produksi kopra yang masih dilakukan secara tradisional.

Kami sempat menyambangi salah satu pondok pengolahan kopra dimana kelapa-kelapa yang sudah dkeringkan lalu dikeluarkan daging buahnya secara manual, untuk selanjutnya diproses menjadi minyak kelapa.

Pantai yang menjadi salah satu destinasi wisata baru dan masih jarang dikunjungi wisatawan ini cocok dijadikan sebagai tempat untuk menenangkan diri, dengan pasir yang putih dan halus serta air laut yang jernih dan bersih, menjadikan pantai  Metro terasa seperti pantai pribadi. Jika kamu ingin berkunjung ke sini, waktu tempuh dari Langgur menuju pantai Metro yang terletak di desa Matwaer ini hanya berkisar 90 menit dengan menggunakan kendaraan roda dua tau roda empat.

Loc : Desa Madwaer, Kecamatan Kei Kecil Barat, Kabupaten Maluku Tenggara.

Misteri Gua Luvat di Ohoidertawun

0

Selain memiliki keistimewaan sebagai pantai Meti terluas, di Pantai Ohoidertawun rupanya menyimpan misteri dari zaman purba, yaitu lukisan-lukisan para leluhur, dan lukisan ini tersebar di beberapa dinding karang di tebing-tebing karst pantai Ohoidertawun, lukisan leluhur yang berwarna merah tanah terlihat kontras dengan dinding karang berwarna putih.

Memang harus sedikit jeli untuk dapat melihat lukisan yang tertera di dinding karang bagian atas, namun jika sudah menemukan satu bagian, biasanya akan lebih mudah untuk melihat lukisan-lukisan lainnya.

So kalau kalian kesini udah pasti dapet banyak spot, alam, sejarah, keunikan dan keramahan masyarakat sekitar, buruan jadwalin kesini ya..

Loc : Ohoidertawun, Kei Kecil, Sotheast Maluku Regency, Maluku, Indonesia

Meti Kei Terluas di Dunia

0

Meti Kei Terluas ya disini di Pantai Ohoidertawun dengan panjang dari bibir pantai hingga ke ujung tebing-tebing mencapai 2,5 km s/d 3 km, dan saat itulah pantai ini akan menampakkan hamparan pasir putih sejauh mata memandang.

Meti dalam bahasa Maluku sehari-hari dikenal dengan kata Bokek atau Kantong Kering istilah Jakartanya, dan Kei sendiri adalah nama daerahnya atau pulau kei itu sendiri, nah kalau di sebut Meti Kei ya berarti air surut terluas di Kei, bahkan terluas di Indonesia dan salah satu terluas di Dunia.

Wah keren khan?.. nah yang enggak kalah kerennya tebing-tebing karst ini juga mengeluarkan mata air pada musim kering, biasanya penduduk memanfaatkan sumber air yang keluar dari celah-celah tebing ini untuk mencuci pakaian, sembari memungut kerang. Semua hanya bisa dilakukan pada saat meti.

Pantai Ohoidertawun sendiri merupakan pantai yang sangat landai, dan saat meti inilah yang ditunggu wisatawan asing, untuk berjemur di tengah meti sangat mereka sukai, tak jarang pula anak-anak berlarian dan bermain sepak bola, serta aktivitas mencari karang pun sering dilakukan oleh penduduk Desa sekitar Ohoidertawun.

Loc : Ohoidertawun, Kei Kecil, Sotheast Maluku Regency, Maluku, Indonesia

- Advertisement -

Recent Posts

Pesona Pulau Warbal

Meti Kei Terluas di Dunia

Menjelajah Pulau Kei