Surga Tersembunyi itu Bernama Kei

0
64

PULAU KEI Penduduk setempat menyebut kepulauan ini Nuhu Evav (“Kepulauan Evav”) atau Tanat Evav (“Negeri Evav”), tetapi dikenal dengan nama Kei atau Kai oleh penduduk dari pulau-pulau tetangga. “Kai” sebenarnya adalah sebutan dari zaman kolonial Hindia Belanda, dan masih digunakan dalam buku-buku yang ditulis berdasarkan sumber-sumber lama. Kepulauan ini terletak di selatan jazirah Kepala Burung Irian Jaya, di sebelah barat Kepulauan Aru, dan di timur laut Kepulauan Tanimbar.

Kepulauan Kei terdiri atas sejumlah pulau, di antaranya adalah Kei Besar atau Nuhu Yuut atau Nusteen Kei Kecil atau Nuhu Roa atau Nusyanat Tanimbar Kei atau Tnebar Evav Kei Dulah atau Du Dulah Laut atau Du Roa Kuur Taam Tayandu atau Tahayad Setelah Pemekaran Kota Tual tahun 2007 sebagai Kota Administratif (sesuai dengan UU No. 31 Tahun 2007 tanggal 10 Juli 2007 tentang pembentukan Kota Tual di Provinsi Maluku), maka Pulau Dullah, Pulau Kuur, Pulau Taam dan tayando menjadi daerah Kota Tual, sedangkan Pulauh Kei Kecil, Kei Besar, Tanimbar kei menjadi Daerah Kabupaten Maluku Tenggara (Kabupaten Induk) dengan Ibukota Kabupaten Langgur (Terletak di pulau kei kecil).

Sejak 1 Januari 2010 Pusat pemerintah kabupaten maluku tenggara resmi berada di langgur walaupun penyerahan aset kabupaten ke pemerintah kota tual baru dilaksanakan tanggal 23 januari 2010) Selain itu masih terdapat sejumlah pulau kecil tak berpenghuni. Total luas area daratan Kepulauan Kei adalah 1438 km² (555 mil²). Kei Besar bergunung dan berhutan lebat. Kei Kecil datar dan memiliki populasi terbanyak. Pulau ini sebenarnya merupakan sebuah pulau koral yang terangkat ke permukaan laut. Ibukota kepulauan ini adalah Kota Tual, yang mayoritas warganya beragama Islam. Tak jauh dari Tual terletak Langgur yang merupakan pusat bagi warga Kristiani. Kei termasyhur berkat keindahan pantai-pantainya, misalnya pantai Pasir Panjang.

Kepulauan Kei merupakan bagian dari daerah Wallacea, kumpulan pulau-pulau Indonesia yang dipisahkan oleh laut dalam dari lempeng Benua Asia maupun Australia, dan tidak pernah tersambung dengan kedua benua tersebut. Sebab itu, hanya terdapat sedikit jenis mamalia lokal di Kepulauan Kei.

SHARE
Previous articlePesona Pulau Warbal
Next articleMenjelajah Pulau Kei

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here