About Kei Island

Penduduk setempat menyebut kepulauan ini Nuhu Evav (“Kepulauan Evav”) atau Tanat Evav (“Negeri Evav”), tetapi dikenal dengan nama Kei atau Kai oleh penduduk dari pulau-pulau tetangga. “Kai” sebenarnya adalah sebutan dari zaman kolonial Hindia Belanda, dan masih digunakan dalam buku-buku yang ditulis berdasarkan sumber-sumber lama.

Kepulauan ini terletak di selatan jazirah Kepala Burung Irian Jaya, di sebelah barat Kepulauan Aru, dan di timur laut Kepulauan Tanimbar.

Kepulauan Kei terdiri atas sejumlah pulau, di antaranya adalah;

  1. Kei Besar atau Nuhu Yuut atau Nusteen
  2. Kei Kecil atau Nuhu Roa atau Nusyanat
  3. Tanimbar Kei atau Tnebar Evav
  4. Kei Dulah atau Du
  5. Dulah Laut atau Du Roa
  6. Kuur
  7. Taam
  8. Tayandu atau Tahayad

Setelah Pemekaran Kota Tual tahun 2008 sebagai Kota Administratif, maka Pulau Dullah, Pulau Kuur, Pulau Taam dan tayando menjadi daerah Kota Tual, sedangkan Pulauh Kei Kecil, Kei Besar, Tanimbar kei menjadi Daerah Kabupaten Maluku Tenggara (Kabupaten Induk) dengan Ibukota Kabupaten Langgur (Terletak di pulau kei kecil).

Selain itu masih terdapat sejumlah pulau kecil tak berpenghuni, total luas area daratan Kepulauan Kei adalah 1438 km² (555 mil²).

Pulau Kei termasyur dengan keindahan alamnya, bahkan pada tahun 2016 Pulau Kei mendapatkan Anugerah Pesona Indonesia sebagai Surga Tersembunyi Paling Populer di Indonesia, penganugerahan langsung diberikan oleh Bapak Arief Yahya Menteri Pariwisata Republik Indonesia.

Kini popularitas Pulau Kei semakin meningkat seiring dengan banyaknya kunjungan wisatawan baik domestik bahkan mancanegara, dan fasilitas-fasilitas transportasi serta jalan ke seluruh destinasi sudah memadai sehingga tidak ada kendala lagi untuk berlibur ke Pulai Kei, ayo jalan-jalan ke Pulau Kei.