Situs ini terletak di Desa (Ohoi) Ohoidertawun, Kecamatan Kei Kecil.

Berjarak 17 Km dari Kota Tual. Tulisan ini menyerupai simbol bergambar cicak, perahu Belang (perahu tradisional) dan telapak tangan manusia yang terdapat pada dinding goa diketinggian 10 M dari permukaan laut. Tak satu pun masyarakat yang mengetahui kapan persisnya simbol-simbol ini dibuat dan untuk tujuan apa. Simbol (tulisan mistis) ini masih dapat ditemukan hingga sekarang. Selain itu, ada sebuah goa keramat yang bersebelahan dengan goa ini dan disebut oleh masyarakat sebagai Vid Nit yang berarti pintu kematian.

Situs Megalitikum di Ohoi Dertawun terkenal karena lukisan di dinding gua (jejak tangan leluhur) berbentuk cap tangan, matahari, panah dan berbagai hewan. Lukisan ini merupakan peninggalan masa prasejarah pada zaman Megalitikum (zaman batu besar) di mana manusia mulai mengenal konsep ketuhanan walaupun masih sangat tradisional. Goa kuno Ohoidertavun yang berada pada ketinggian sekitar 15 meter dari permukaan laut di Kei Kecil. Di dalam goa tersebut ditemukan sebuah meja Batu. Di sekitar gua kuno ini ditemukan dinding batu sepanjang 200 meter yang terukir apik dengan beragam gambar dan lukisan/tulisan kuno. Lukisan kuno yang terpajang di dinding goa Ohoidertavun menggambarkan beragam kehidupan masyarakat di masa lampau dalam kaitannya dengan alam sekitarnya seperti matahari, bulan, dan bintang, serta perahu Sawai, Seram.

Daya tarik utama adalah Wisata bahari, diving, snorkeling, berperahu.

Fasilitas-fasilitas :
Tersedia di dalam objek berupa warung makan dari masyarakat lokal dan di penginapan, Tersedia moda transportasi umum (angkot) dengan rute Langgur ke Desa Ohoidertavun. Selain itu, tersedia kendaraan roda dua maupun roda empat yang dapat disewa untuk menuju ke Pantai Ohoidertawun.

Tapak Tangan Leluhur bukti Peradaban Kuno Ohoidertawun

Peradaban Kuno Ohoidertawun & Pantainya Situs Prasejarah Zaman Megalitikum dipulai kei

 

BAGIKAN
Artikulli paraprakOhoidertawun Beach
Artikulli tjetërMadwaer Beach